OhBegitu.com – Tidak bisa di pungkiri lagi bahwa sebagian besar penikmat film sedang mengalami demam joker, bukan tanpa alasan saya akan review film joker buatan Warner Bross ini seakan memiliki magnet sendiri untuk menyita minat penonton sejak  02 Oktober 2019.

Joker adalah film cerita seru psikologis Amerika Serikat tahun 2019 yang disutradarai oleh Todd Phillips dan diproduseri oleh Todd Philips, Bradley Cooper dan Emma Tillinger Koskoff. Naskah film ini ditulis oleh Todd Philips dan Scott Silver berdasarkan karakter Joker karya DC Comics.

Kali ini aktor bernama Joaquin Phoenix yang berperan sebagai Arthur Fleck (Joker) memiliki hidup yang begitu keras, sedih bahkan kelam. Bahwasanya ia memiliki sebuah penyakit kelainan otak yang membuatnya tertawa di luar kendali.

Ia hidup bersama dengan ibunya bernama Penny Fleck dan berprofesi sebagai komedian di kota kecil Gotham City – 80an, yang kerap mendapatkan perlakuan buruk terhadap orang disekitarnya seperti intimidasi dan diasingkan. Sering kali Joker konsultasi dengan dokternya yang malah membuat nya menjadi kesal karena sebuah pertanyaan yg dilontarkan hanya itu-itu saja. Penny Fleck ibu dari Joker setiap harinya selalu menunggu surat balasan dari Wali kota Thomas Wayne tapi tak kunjung ia dapatkan.

Joker begitu antusias sekali bahwa dirinya ingin menjadi seorang stand-up comedian seperti Murray Franklin sosok idolanya. Suatu hari, seorang teman nya memberikan ia sebuah pistol yang beranggapan bahwa dia harus melindungi dirinya dari orang-orang jahat yang membully nya. Sebuah kesalahan kecil yang dilakukan Arthur saat melakukan kunjungan sebagai badut ke sebuah rumah sakit anak-anak, membuatnya dipecat dari pekerjaan. Di saat yang hampir bersamaan, ia juga baru mengetahui kalau kantor layanan sosial tempatnya memperoleh obat telah ditutup.

Arthur sempat memiliki rasa ketertarikan oleh seorang perempuan yang memiliki seorang anak gadis kecil yang diseberang apartemen miliknya.

Pertama kali merasakan senang saat..

Dalam perjalanan pulang menggunakan kereta bawah tanah Wall Street, Arthur melihat sosok wanita yang ingin dilecehkan oleh 3 pemuda yang membuat penyakitnya kembali kambuh sampai ia tertawa terbahak2, karena tingkah Arthur yang seolah-olah menertawai mereka sehingga ia harus menembak mati ketiganya dengan pistol yang diberi oleh teman nya.

Arthur yang tidak menyadari apa yang ia lakukan, mulai terjadi pembincangan hangat tentang dirinya di berbagai macam televisi. Sementara politik di kota Gotham, tempat dimana Arthur Tinggal, seorang pria bernama Thomas Wayne yang tak lain adalah ayah Bruce Waiyne yang ternyata adalah ayah dari Arthur Fleck hasil hubungan gelapnya bersama dengan ibunya yang mencalonkan diri sebagai wali kota Gotham.

Stand up yang gagal

Di lain hari, Arthur mencoba peruntungan di sebuah pentas stand up comedy. Sayangnya, penampilannya malam itu begitu buruk lantaran ia tidak bisa berhenti tertawa di atas panggung. Dan sebuah fakta terkuak sewaktu Arthur mencoba melihat kotak surat dan membaca surat milik ibunya. Ia menyadari kalau dirinya merupakan anak tidak sah dari politikus Thomas Wayne yang begitu terpandang. Ia begitu marah terhadap ibunya dan mencoba untuk mencari tau kebenaran akan dirinya. Ia mencoba untuk mengunjungi Thomas Wayne, tapi sayang sekali dirinya diperlakukan sangat tidak baik.

Sampai pada saat itu sang ibu masuk rumah sakit, ia menonton acara favorite nya Murray Franklin, akan tetapi, ia menyaksikan bahwa acara komedi yang ia bawakan di pertontonkan oleh Murray ke seluruh televisi yang membuat nya semakin marah dan malu.

Hari yang tidak di duga telah datang, ia mendapat telfon dari Sherly Woods baker show Murray Franklin bahwa Arthur di undang oleh Murray ke dalam acara Franklin Show.

Kondisi semakin kacau di Kota Gotham, bersamaan dengan tampil nya joker pertama kali diatas panggung dan disaksikan oleh banyak pasang mata, ia menggunakan atribut dan mengecat wajahnya lalu menggunakan nama panggilan sebagai “Joker”. Saat acara dimulai Arthur merasa sedikit gugup yang membuat Murray mengolok-olok dan di tertawai oleh orang-orang sekitar yg membuatnya terlihat konyol yang membuat Arthur harus menekbak mati Murray ditempat. Gotham hancur seketika dan Joker seperti penyelamat bagi rakyat kecil.

Epic ending tak terduga

Diakhir cerita terlihat ia menembak mati seorang psikiaternya apakah ini semua hanya cerita halusinasi dari seorang Arthur ? Entahlah 😀

Sekian review film joker dari saya
terimakasih sudah membaca 🙂

Penulis : Eva N Janah